sejarah memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan manusia karena: jawaban

Sejarah memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan manusia. Pernyataan tersebut berarti…. A: manusia tidak bisa hidup tanpa sejarah B: sejarah menciptakan kehidupan manusia C: sejarah mempengaruhi gerak aktivitas manusia D: sejarah menceritakan kisah kehidupan manusia E: sejarah merupakan kenangan masa lalu manusia

Jawaban yang benar adalah C. sejarah mempengaruhi gerak aktivitas manusia. Pernyataan sejarah memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan manusia karena sejarah memberi pelajaran, pengalaman, dan gambaran masa lalu yang dapat memengaruhi cara manusia bertindak pada masa kini.

Soal pilihan ganda tentang hubungan sejarah dengan kehidupan manusia

Mengapa jawaban C tepat?

Sejarah berkaitan erat dengan kehidupan manusia karena sejarah mempelajari peristiwa yang pernah dialami manusia, lalu peristiwa itu dapat menjadi pelajaran untuk tindakan berikutnya. Jadi, sejarah bukan benda yang hanya disimpan sebagai cerita lama, tetapi pengetahuan yang membantu manusia memahami sebab dan akibat suatu tindakan.

Contohnya, jika suatu masyarakat pernah mengalami konflik karena perbedaan pendapat, sejarah dari peristiwa itu dapat mengajarkan pentingnya musyawarah. Jika suatu bangsa pernah dijajah, pengalaman itu dapat menumbuhkan semangat menjaga kemerdekaan. Dari sini terlihat bahwa sejarah dapat memengaruhi gerak aktivitas manusia, baik dalam berpikir, bersikap, maupun mengambil keputusan.

Makna kalimat sejarah memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan manusia karena sejarah lahir dari aktivitas manusia dan kembali digunakan oleh manusia sebagai bahan pembelajaran. Tanpa manusia, tidak ada peristiwa sosial yang dikaji dalam sejarah. Tanpa sejarah, manusia kehilangan banyak contoh nyata dari masa lalu.

Mengapa pilihan lain kurang tepat?

Pilihan A, “manusia tidak bisa hidup tanpa sejarah”, terdengar kuat, tetapi terlalu mutlak. Manusia tetap dapat hidup secara biologis tanpa mempelajari sejarah, namun kehidupannya akan kehilangan banyak pelajaran dari masa lalu. Karena itu, pilihan ini kurang tepat untuk menjelaskan hubungan sejarah dan kehidupan manusia.

Pilihan B, “sejarah menciptakan kehidupan manusia”, salah karena sejarah tidak menciptakan manusia. Manusia lebih dahulu melakukan aktivitas, lalu aktivitas itu menjadi bahan kajian sejarah jika memiliki arti penting pada masa lalu.

Pilihan D, “sejarah menceritakan kisah kehidupan manusia”, cukup dekat, tetapi masih kurang lengkap. Sejarah memang menceritakan kehidupan manusia, namun soal menekankan hubungan erat antara sejarah dan kehidupan manusia. Hubungan itu bukan hanya “menceritakan”, melainkan juga memengaruhi cara manusia bergerak dan bertindak.

Pilihan E, “sejarah merupakan kenangan masa lalu manusia”, juga kurang tepat karena menyempitkan makna sejarah. Kenangan bersifat pribadi dan bisa tidak lengkap, sedangkan sejarah harus disusun berdasarkan bukti, peristiwa, waktu, tempat, dan pelaku. Pilihan yang paling mudah mengecoh adalah D, karena benar sebagian, tetapi belum menunjukkan pengaruh sejarah terhadap aktivitas manusia.

Konteks penting tentang manusia sebagai pusat sejarah

Dalam ilmu sejarah, manusia menjadi pelaku utama peristiwa. Perang, perdagangan, kerajaan, penemuan, perjuangan kemerdekaan, sampai perubahan sosial terjadi karena ada tindakan manusia. Karena itu, sejarah selalu membahas manusia dalam ruang dan waktu tertentu.

Ruang berarti tempat terjadinya peristiwa, misalnya kota, negara, atau wilayah tertentu. Waktu berarti kapan peristiwa terjadi, misalnya tahun, masa pemerintahan, atau urutan kejadian. Dengan memahami manusia, tempat, dan waktu, kita dapat melihat mengapa suatu peristiwa terjadi dan apa akibatnya bagi kehidupan setelahnya.

Cara cepat mengenali jawaban soal seperti ini

Jika soal menanyakan hubungan sejarah dengan kehidupan manusia, cari pilihan yang menunjukkan adanya pengaruh masa lalu terhadap tindakan manusia. Kata kuncinya adalah “belajar dari peristiwa”, “memahami pengalaman”, dan “memengaruhi aktivitas”.

Hindari pilihan yang terlalu mutlak seperti “manusia tidak bisa hidup tanpa sejarah” atau terlalu sempit seperti “hanya kenangan masa lalu”. Jawaban paling tepat biasanya menjelaskan bahwa sejarah membantu manusia memahami masa lalu untuk bersikap lebih baik pada masa kini dan masa depan.