Soal dan Jawaban: Teks Berita Disajikan dalam Bentuk Apa?
Berikut empat soal pilihan ganda seputar teks berita beserta pilihan jawabannya.
Soal 7. Teks berita disajikan dalam bentuk …
a. Eksposisi
b. Argumentasi
c. Deskripsi
d. Narasi
Soal 8. Teks berita sebaiknya ditulis secara …
a. Jelas, padat, dan singkat
b. Jelas dan singkat
c. Padat saja
d. Panjang dan jelas
Soal 9. Berikut yang tidak termasuk unsur berita (5W+1H) adalah …
a. What
b. Where
c. Whose
d. When
Soal 10. Berikut yang bukan merupakan struktur teks berita adalah …
a. Simpulan
b. Judul
c. Teras
d. Tubuh
Jawaban yang benar adalah: 7 → A (eksposisi), 8 → A (jelas, padat, dan singkat), 9 → C (whose), 10 → A (simpulan). Keempat soal ini menguji pemahaman dasar tentang teks berita — mulai dari bentuk penyajian, cara penulisan, unsur kelengkapan, hingga struktur. Penjelasan lengkap tiap soal tersaji di bawah.

Mengapa Jawaban Tiap Soal Itu Benar?
Soal 7 — Eksposisi. Teks berita bertujuan menyampaikan informasi secara faktual dan objektif kepada pembaca. Ciri ini persis cocok dengan bentuk eksposisi, yaitu tulisan yang memaparkan fakta, data, atau kejadian nyata tanpa bermaksud memengaruhi opini. Berita tentang kecelakaan lalu lintas, misalnya, menyajikan kapan, di mana, dan siapa yang terlibat — bukan pendapat wartawan. Karena fokusnya pada paparan fakta, bukan cerita imajinatif atau pendapat pribadi, bentuk eksposisi menjadi wadah yang tepat.
Soal 8 — Jelas, padat, dan singkat. Ketiga unsur ini saling melengkapi. “Jelas” memastikan pembaca tidak salah tafsir. “Padat” berarti setiap kalimat memuat informasi bermakna, tanpa pengulangan. “Singkat” menjaga agar pembaca bisa menangkap inti berita dalam waktu pendek. Jurnalisme modern memakai prinsip ini karena pembaca — terutama di media daring — hanya punya beberapa detik untuk memutuskan apakah akan terus membaca atau tidak.
Soal 9 — Whose. Rumus kelengkapan berita adalah 5W+1H: What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (di mana), Why (mengapa), dan How (bagaimana). Perhatikan bahwa unsurnya adalah Who, bukan Whose. “Whose” artinya “milik siapa” — kata tanya ini tidak termasuk dalam enam unsur standar berita. Soal sengaja menyisipkan kata yang mirip secara bunyi untuk menguji ketelitian.
Soal 10 — Simpulan. Struktur teks berita terdiri atas tiga bagian utama: judul (headline), teras (lead), dan tubuh berita (body). Simpulan atau kesimpulan bukan bagian dari struktur berita. Simpulan lazim ditemukan di akhir teks argumentasi, eksposisi akademik, atau karya ilmiah — jenis tulisan yang membutuhkan penutup berupa rangkuman pendapat. Berita tidak memerlukan simpulan karena tugasnya menyajikan fakta, bukan menyimpulkan.
Analisis Pilihan yang Salah dan Jebakan Umum
Soal 7 — Pilihan paling menjebak: D (narasi). Banyak siswa berpikir bahwa berita “menceritakan” sebuah peristiwa, lalu menyamakannya dengan narasi. Memang berita memuat kronologi kejadian, tetapi tujuan utamanya bukan berkisah melainkan menginformasikan. Narasi menekankan alur cerita, tokoh, dan konflik — elemen yang khas dalam cerpen atau novel, bukan berita. Pilihan B (argumentasi) juga keliru karena argumentasi bertujuan meyakinkan pembaca terhadap suatu pendapat; berita justru menghindari keberpihakan. Pilihan C (deskripsi) berfokus pada penggambaran rinci suatu objek atau suasana, sedangkan berita tidak mengharuskan penggambaran detail semacam itu.
Soal 8 — Pilihan paling menjebak: B (jelas dan singkat). Sepintas jawaban B terdengar benar karena memuat dua dari tiga unsur. Namun tanpa “padat”, tulisan bisa jelas dan singkat tetapi kurang berisi — ada kalimat yang tidak memberi informasi baru. Pilihan D (panjang dan jelas) bertolak belakang dengan prinsip efisiensi dalam jurnalisme. Pilihan C (padat saja) mengabaikan kejelasan dan keringkasan, sehingga berita bisa padat isinya tetapi sulit dipahami.
Soal 9 — Pilihan paling menjebak: A (what) atau B (where). Siswa yang tidak hafal rumus 5W+1H kadang ragu apakah semua kata berawalan “wh-” termasuk unsur berita. Kunci pembedanya sederhana: hafal enam unsur resmi (What, Who, When, Where, Why, How) dan sadari bahwa Whose bukan salah satunya. Ejaan mirip antara “Who” dan “Whose” adalah jebakan utama soal ini.
Soal 10 — Pilihan paling menjebak: C (teras). Istilah “teras” terdengar asing bagi sebagian siswa, sehingga mereka mengira itu bukan bagian berita. Padahal teras (lead) adalah paragraf pembuka berita yang merangkum fakta terpenting. Judul dan tubuh lebih mudah dikenali karena istilahnya umum. Jika ragu, ingat bahwa ketiga komponen — judul, teras, tubuh — masing-masing punya fungsi jelas dalam berita, sedangkan simpulan tidak punya tempat di struktur berita standar.
Struktur dan Unsur Teks Berita secara Ringkas
Teks berita dibangun dengan pola piramida terbalik: informasi terpenting diletakkan di awal (teras), diikuti rincian pendukung di tubuh berita, dan detail tambahan di bagian paling bawah. Pola ini memudahkan editor memotong berita dari bawah tanpa kehilangan inti informasi — sebuah praktik yang sudah berlangsung sejak era telegraf dan masih dipakai di media digital saat ini.
Unsur 5W+1H berfungsi sebagai checklist bagi wartawan. Sebelum berita diterbitkan, idealnya keenam pertanyaan itu sudah terjawab di dalam teks. What menjelaskan peristiwanya, Who pelaku atau pihak terlibat, When waktu kejadian, Where lokasi, Why penyebab, dan How proses atau cara terjadinya. Jika satu unsur belum terjawab, berita dianggap belum lengkap.
Tips Menghafal dan Mengenali Soal Sejenis
Untuk mengingat bentuk penyajian berita, kaitkan kata eksposisi dengan expose (mengungkap fakta). Berita mengungkap fakta, maka bentuknya eksposisi — bukan narasi yang berkisah, bukan argumentasi yang berdebat, dan bukan deskripsi yang melukiskan.
Untuk 5W+1H, hafal sebagai satu rangkaian: “What-Who-When-Where-Why-How.” Jika soal menyodorkan kata tanya lain seperti Whose, Which, atau Whom, langsung eliminasi — kata-kata itu bukan bagian rumus. Sedangkan untuk struktur berita, ingat tiga kata kunci: Judul – Teras – Tubuh. Apa pun di luar ketiganya (simpulan, saran, penutup) kemungkinan besar bukan struktur berita.

